Terkait Dana BUMdes Di Duga Berjalan Di Tempat Ketua Komisi A DPRD Rote Ndao Angkat Bicara.
Rote Ndao-Gaharunews,com-Mesakh Lonak, Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rote Ndao akan memanggil seluruh Kepala Desa di kabupaten Rote Ndao beserta Direktur BUMDes untuk rapat dengar pendapat ( RDP ) terkait aset BUMDes terkesan berjalan di tempat.
Dijelaskan Mesakh, Komisi A bersama rekan anggota komisi akan turun langsung melakukan kroscek, menggali informasi, terkait seluruh unit usaha BUMDes di kabupaten Rote Ndao.
"Kita akan cek seluruh pengelolaan BUMDES serta kegiatan Desa, begitu juga pengelolaan Keuangan (Dana Desa), kita akan meminta untuk dicek rekening korannya, agar semua terang benderang," kata Ketua Komisi A, Senin (10/02/2025).
Mesakh Lonak menambahkan, Pihaknya akan meminta seluruh dokumen BUMDes Rote Ndao, dan akan menjadwalkan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di gedung DPRD, untuk meminta keterangan Kepala Desa dan Direktur tentang dugaan penggelapan aset BUMDes.
"Jika kita menemukan kesalahan pada pengelolaan BUMDes, kita akan rekomendasikan ke Aparat Penegak Hukum, yaitu Kejaksaan Negeri Rote Ndao, Tipikor Polres Rote Ndao, untuk memproses secara hukum yang berlaku" pungkas Politisi Hanura tersebut.
Sementara itu, dugaan penggelapan aset BUMDes ini mendapatkan perhatian khusus dari salah seorang tokoh masyarakat di kabupaten Rote Ndao, Ia meminta pada ketua Komisi A DPRD Rote Ndao agar jangan bermain-main mengusut dugaan penggelapan aset BUMDes.
"Uang Negara yang digelontorkan kepada seluruh Desa yang ada di Rote Ndao, seharusnya dipergunakan untuk sebaik-baiknya dan jangan sampai uang rakyat ini disalah gunakan atau digelapkan," ucap Tokoh masyarakat tersebut.
Maayarakat juga meminta, kepada Badan Pengaudit Keuangan (BPK) RI, agar segera turun ke seluruh Desa yang ada di Kabupaten Rote Ndao agar uang yang digelontorkan ke seluruh desa bisa terkontrol dan bisa dipertanggungjawabkan oleh kepala desa.
**(Rudi Mandala)**
