Ayah Korban Penganiayaan Di Desa Batefalu Desak Polisi Segera Tahan Pelaku.



Rote Ndao-Gaharunews,com-Desa Mukekuku yang terletak di Kecamatan Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao, diguncang dengan adanya insiden seorang pelajar SMA bernama Frendli Marthen Bolla, dianiaya sehingga menyebabkan korban menderita tanggan patah.


Kejadian tersebut memicu kecemasan dan kemarahan keluarga korban atas kejadian itu.


Sehingga korban di dampingi keluarga membuat Laporan ke Polsek Rote Timur, dengan Nomor LP:B/10/ll/2025/SPKT/ Sek Rote Timur / Res Rote Ndao / Polda NTT / tanggal 7/01/2025.


Menurut Ayah korban,Onis Yermias Bolla peristiwa penganiayaan dengan cara memukul korban, dengan kayu kedondong kering dan mengenai Legan tangan kanan serta pundak belakan hingga mengakibatkan bengkak dan memar, itu terjadi di Desa Batefalu, pada Jumat  (7/02/2025).


Adapun koban bernama Frendli Marthen Bolla (18) sementara pelaku penganiayaan bernama Helmi Lofa (47) alamat dusun nitapane desa batefalu.

Dan dari hasil rongseng di RSUD Baa,a tanggan korban patah, Sehingga atas peristiwa ini keluarga korban mendesak Polsek Rote Timur untuk segera melakukan tindakan penangkapan.


Karna setiap kali korban ke sekolah melewati depan rumah pelaku selalu di ganggu dan di katain lu tanggan su patah jadi hidup akan susah, sehingga hal tersebut membuat korban trauma untuk pergi ke sekolah. 


“Sudah memasuki hari Ketiga, pelaku belum di tangkap, Kami meminta agar Polsek Rote Timur serius menangani permasalahan ini,,” ujar Onis dengan penuh harap.


Sementara itu, Kapolsek Rote Timur IPTU Yohn F Kotta saat dikonfirmasi menyampaikan tak akan tinggal diam dan saat ini kita sedang periksa saksi dan kita akan segera gelar perkara.


“Saat ini kami sedang menangani kasus tersebut, kami berharap pihak keluarga korban bersabar,” Ungkapnya,kepada media lewat telpon seluler.


Selain itu, perwira Dua Balok di Pundak itu juga mengatakan pelaku dan korban Masih keluarga dekat dan kita berupaya untuk Restorasi Justice (RJ) tetapi upaya tersebut kalau tidak berhasil tetap kita tempuh proses lanjutan.( GN )

Postingan populer dari blog ini

11 Tokoh Adat/Tokoh Masyarakat Nyatakan Sikap Untuk Mendukung Paket Ita Esa

Management PT Bo'a Development Tidak Pernah Melarang Masyarakat Menuju Ke Pantai

Kasus Penganiayaan Seorang Pelajar Di Desa Batefalu Polisi Periksa Dua Saksi.