Masyarakat Minta APH Periksa Mantan Kades Daleholu Terkait Dugaan Pengadaan Motor Dinas Desa Atas Nama Pribadi.

 


Rote Ndao-Gaharunews,Com-Selasa ( 18/11/24) Sejumlah warga masyarakat desa Daleholu Kecamatan  Rote Selatan Kabupaten Rote Ndao meminta Aparat Penegakan Hukum (APH) memanggil dan memeriksa mantan Kades Daleholu Paulus Benggu.


Desakan warga masyarakat terkait dengan dugaan penyalahgunaan kewenangan dan penggunaan keuangan desa (DD) di saat Paulus Benggu Masi menjabat kepala desa Daleholu.


Salah satu sumber yang enggan identitasnya disebutkan ini mengaku kalau pengadaan motor dinas supra x125 yang diduga dilanggar dan disalahgunakan oleh mantan  Kades Daleholu.


Mantan Kades diduga melakukan pengadaan motor dinas Desa atas nama pribadi.


Persoalan tersebut di temui di saat Pansus DPRD Kabupaten Rote Ndao,di pimpin oleh ketua komisi A Fecky Boelan dan kawan-kawan, terungkap dan menemukan Aset Desa Daleholu Sebuah motor dinas desa statusnya atas nama pribadi kepala Desa. Hal itu terungkap ada pengaduan dari masyarakat.


“Dari awal tim pansus memang keras mempertanyakan kaitan Aset Desa Daleholu terlebih dahulu, khususnya motor Dinas Desa Daleholu. Berangkat dari situlah, pembahasan kami melebar, kita terus marathon dan kita berhasil menemukan banyak kejanggalan di Desa Daleholu masa jabatan Paulus Benggu,” ucap Charly Lian


Politisi Partai PPP tersebut, dalam pembahasan Pansus meminta agar Paulus Benggu segera menyerahkan Aset Desa berupa motor ke kades terpilih. Pertama mereka kedepankan penyelamatan asset Desa Daleholu terlebih dahulu.


Hal tersebut menurut Charly yang saat ini sudah kembali menjadi masyarakat biasa di desa Daleholu, minta  tanggung jawab Pemkab Rote Ndao dalam penyelamatan asset Desa, meskipun amanah dalam Permendagri Nomor 1 tahun 2016 kewenangan Pengelolaan Asset Desa adalah ada pada Desa.


Lanjut Charli sebelum temuan dari DPRD Rote Ndao sudah ada temuan inspektorat Rote Ndao, saat ini kami minta Pemda segera mengatasi persoalan tersebut.


Terkait hal tersebut media juga konfirmasi kades Daleholu, Maksi Supriadi Siokain, menyangkut aset desa Daleholu pengadaan dari mantan kades Paulus Benggu.Maksy mengatakan motor dinas tersebut saya tidak bisa menerima karna tidak ada surat2 atau bukti lain yg menyatakan bahwa motor tersebut benar2 milik pemerintah desa daleholu dan menurut kepala desa daleholu maksi siokain sudah beberapakali minta surat2 motor tersebut namun belum diberikan oleh mantan kades daleholu paulus bengu sampai saat ini.

**( Rudi Mandala )**

Postingan populer dari blog ini

11 Tokoh Adat/Tokoh Masyarakat Nyatakan Sikap Untuk Mendukung Paket Ita Esa

Management PT Bo'a Development Tidak Pernah Melarang Masyarakat Menuju Ke Pantai

Kasus Penganiayaan Seorang Pelajar Di Desa Batefalu Polisi Periksa Dua Saksi.