Vidio Beredar Seorang ASN Pemkab Rote Ndao Terlibat Politik Praktis Bawaslu Segera Lakukan Penelusuran.
Rote Ndao-Gaharunews,Com-Lagi satu bulan suasana Pilkada 2024 di gelar dengan situasi yang semakin memanas, publik dikejutkan dengan beredarnya Vidio satu Aparatur Sipil Negara (ASN) bernama Folen Manafe di lingkungan Pemkab Rote Ndao yang diduga terlibat dalam politik praktis. Vidionya yang viral di media sosial pada Rabu (23/10/2024) itu menunjukkan seorang ASN tersebut menunjukkan simbol yang identik dengan salah satu kandidat calon Bupati dan Wakil Bupati Rote Ndao.
Respon masyarakat terhadap kasus ini cepat mencuat, menuntut penegakan aturan yang jelas mengenai netralitas ASN. Salah satu warga kelurahan Namodale yang enggan namanya disebut meminta kepada pihak terkait untuk segera menindak ASN nakal tersebut sesuai dengan aturan yang berlaku.
Terkait Vidio tersebut Bawaslu Rote Ndao segera merespons kabar ini. Ketua Bawaslu Rote Ndao, Demsy Toulasik, menegaskan bahwa meskipun laporan resmi belum diterima, pihaknya akan segera melakukan penelusuran. "Kami akan memeriksa lebih lanjut situasi ini. Maaf, saya belum bisa memberikan banyak komentar karena sedang berada di luar," ujar Demsy dengan nada tegas, jumat (25/10/24).
Netralitas ASN menjadi isu krusial di setiap pemilihan, dan dugaan keterlibatan ASN dalam politik praktis ini semakin menambah ketegangan di tengah persiapan Pilkada Rote Ndao 2024. Pelanggaran netralitas ASN adalah pelanggaran serius yang dapat berakibat pada sanksi berat, mulai dari penurunan pangkat hingga pemecatan. Masyarakat berharap kasus ini diusut tuntas untuk menjaga integritas demokrasi di Kabupaten Rote Ndao.
Kehebohan ini juga memunculkan spekulasi bahwa tahun politik kerap menjadi panggung bagi oknum-oknum yang berusaha bermain di bawah bayang-bayang jabatan publik. Kasus ini menjadi ujian bagi integritas pemerintahan, sekaligus peringatan keras bagi ASN untuk tidak bermain api dalam politik praktis.
**( Rudi Mandala )**

