Dua Desa Di Tii Timur Merasa Selama 3 Periode Mereka Di Anak Tirikan.

 


Rote Ndao-Gaharunews Com-Warga Desa Dalek Esa dan Desa Lekik yang hadir dalam Sosialisasi Paket ITA  ESA, Kecamatan Rote Barat Daya pada senin (9/8/2024) siang. 


Keluhan-keluhan di sampaikan oleh mantan Kapala Desa Esa Yulius Mesakh mengatakan kami orang tii hanya pikul nama besar selama 3 Periode bupati dari tii tetapi kami lapar


Hal pertama kami meminta kepada bapa Paulus Henuk kalau Tuhan berkenan bapa menjadi Bupati Rote Ndao tolong perhatikan kami petani agar kami tidak lapar.

Lanjut Yulius yang mengeluhkan infrastruktur jalan di Desa Dalek Esa,dan Desa Lekik, yang saat ini Rote Ndao sudah berdiri sekitar 23 tahun jalan kami ini bagaikan fia dolarosa.


Dengan penuh harapan, Yulius Mesakh yang mengawali keluhan, meminta jalan di desa Dalek Esa dan Desa Lekik dilakukan pengaspalan. 


Sebab selama ini, kedua Desa ini di anggap anak tiri, sehingga kedepannya kami yakin bapa Paulus Henuk terpilih pelayanannya merata tidak ada kategori anak tiri dan anak emas.



Senada dengan seorang Ibu bernama Ratna Tanefeo yang mengeluhkan infrastruktur jalan, Desa Lekik juga meminta adanya pembangunan jalan agar lebih mempermudah akses perjalanan warga. Hal tersebut disampaikan ulang-ulang ke pemerintah yang berlalu.


Jalan kami di Desa Lekik jangankan dengan kendaraan kita jalan kaki saja terantuk sampai kuku kaki terlepas, sehingga hal ini kami sangat berharap tolong perhatikan keperluan petani dan infrastruktur jalan di desa kami ini.


Lanjut keluhan dari salah satu warga Yunita Sah,asal dari dusun lendolain Desa Dalek Esa mengatakan lentera jilid 3 dusun kami hampir 100% tetapi sayang sudah berulang-ulang kami sampaikan ke mama Bupati Paulina Haning Bullu  perhatikan jalan kami tetapi sampai saati ini tidak terjawab.tutup Yunita.


Postingan populer dari blog ini

11 Tokoh Adat/Tokoh Masyarakat Nyatakan Sikap Untuk Mendukung Paket Ita Esa

Management PT Bo'a Development Tidak Pernah Melarang Masyarakat Menuju Ke Pantai

Kasus Penganiayaan Seorang Pelajar Di Desa Batefalu Polisi Periksa Dua Saksi.